Showing posts with label karesidenan madiun. Show all posts
Showing posts with label karesidenan madiun. Show all posts
Thursday, June 23, 2011
Tuesday, June 14, 2011
WIROTAMAN Store Magetan
Telah dibuka untuk cabang Magetan dengan nama toko WIROTAMAN Store #AE Magetan Alamat :
Jl. Teratai No. 224, Desa Klagen, Kec. Barat, Kabupaten Magetan 63395.
Tlp. 085790533533
Jl. Teratai No. 224, Desa Klagen, Kec. Barat, Kabupaten Magetan 63395.
Tlp. 085790533533
Sunday, June 27, 2010
Di Facebook itu...
Anda "PUNYA FACEBOOK?"(baca punya Account di facebook).
Ya! Tentu saja, saat ini siapa sih pengguna internet yang belum mampunyai account di facebook? (tapi ada juga kok yang tidak memilikinya). Kebanyakan dari pengguna internet saat ini saudah mempunyai account di situs jejaring sosial, facebook ini. Sampai saat ini sudah ada begitu banyak situs jejaring sosial, dulu pernah ada yang namanya Friendster, walapun tidak seperti facebook yang mempunyai begitu banyak aplikasi, pada masa kejayaannya friendster juga menjadi situs jejaring sosial yang luar biasa rameai penggunanya. Hal yang membedakanmengapa situs jjejaring sosial facebook ini begitu cepat sekali berkembang dan penggunanya dari berbagai kalangan, dari berbagai umur. Mulai mereka yang masih sekolah sampai mereka yang menganggur (pengangguran)mempunyai acount di facebook, dari rakyat jelata sampai pejabat tinggi juga tidak ketinggalan mempunyai account di facebook.
"Mengapa facebook begitu menghebohkan?"
Ada begitu banyaknya fitur di jejaring sosial ini jika mau benar-benar dimanfaatnkan maka akan sangat berguna, tergantung dari pemanfaatannya. Tentu kita masih ingat beberapa saat yang lalu terjadi tindak kejahatan berupa penculikan dan prostitusi akibat "berfacebook". Dan inilah salah satu yang menyebabkan facebook semakin dikenal, karena penasaran adalah salah satu karaktristik masyarakat kita yang berakhir pada keinginan untuk mencobanya.
Perlu diingat kembali bahwa baik buruknya suatu alat tergantung pada pemakainya. Bukankah kita tahu bahwa pena itu digunakan untuk menulis, tetapi apa tidak mungkin jika pena tersebut kita gunakan untuk membunuh
Silakan memilih...
Ya! Tentu saja, saat ini siapa sih pengguna internet yang belum mampunyai account di facebook? (tapi ada juga kok yang tidak memilikinya). Kebanyakan dari pengguna internet saat ini saudah mempunyai account di situs jejaring sosial, facebook ini. Sampai saat ini sudah ada begitu banyak situs jejaring sosial, dulu pernah ada yang namanya Friendster, walapun tidak seperti facebook yang mempunyai begitu banyak aplikasi, pada masa kejayaannya friendster juga menjadi situs jejaring sosial yang luar biasa rameai penggunanya. Hal yang membedakanmengapa situs jjejaring sosial facebook ini begitu cepat sekali berkembang dan penggunanya dari berbagai kalangan, dari berbagai umur. Mulai mereka yang masih sekolah sampai mereka yang menganggur (pengangguran)mempunyai acount di facebook, dari rakyat jelata sampai pejabat tinggi juga tidak ketinggalan mempunyai account di facebook.
"Mengapa facebook begitu menghebohkan?"
- Ada begitu banyak Aplikasi yang bisa digunakan pengguna.
- Mudahnya menambahkan teman (tanpa harus mengetahui email mereka).
- Lebih mudah dalam pemakaian.
- dll (menurut anda sendiri)
Ada begitu banyaknya fitur di jejaring sosial ini jika mau benar-benar dimanfaatnkan maka akan sangat berguna, tergantung dari pemanfaatannya. Tentu kita masih ingat beberapa saat yang lalu terjadi tindak kejahatan berupa penculikan dan prostitusi akibat "berfacebook". Dan inilah salah satu yang menyebabkan facebook semakin dikenal, karena penasaran adalah salah satu karaktristik masyarakat kita yang berakhir pada keinginan untuk mencobanya.
Perlu diingat kembali bahwa baik buruknya suatu alat tergantung pada pemakainya. Bukankah kita tahu bahwa pena itu digunakan untuk menulis, tetapi apa tidak mungkin jika pena tersebut kita gunakan untuk membunuh
Silakan memilih...
Tuesday, June 22, 2010
Lapangan Demangan Kota Madiun Akan dijadikan Hutan Kota
Madiun - Sejumlah inovasi digagas Pemerintah Kota Madiun untuk membidik penghargaan Adipura tahun 2011 mendatang. Satu diantaranya, mengubah wajah lapangan Demangan, Taman, menjadi hutan kota.
Walikota Madiun H. Bambang Irianto, SH. MM menyatakan, rencana itu secepatnya akan direalisasikan. Kami sudah merencanakan lapangan Demangan jadi hutan kota. Rencananya kami mau menanam pohon mahoni dan trembesi, hal itu dijelaskan oleh Walikota Madiun pada pelaksanaan kirab adipura 2010 di Balai Kota Madiun.
Dia menambahkan, setelah menyabet penghargaan Adipura kali keenam untuk kategori kota sedang, pemkot tetap berbenah. Bambang menyebutkan, sesuai rencana di hutan kota itu juga disediakan taman bermain dan fasilitas lain. Diakuinya, Kota Madiun membutuhkan lebih banyak hutan kota atau ruang terbuka hijau (RTH). Setiap ada lahan kosong, kami akan menghijaukannya.
Sejumlah inovasi digagas Pemerintah Kota Madiun untuk membidik penghargaan Adipura tahun 2011 mendatang. Satu diantaranya, mengubah wajah lapangan Demangan, Taman, menjadi hutan kota.
Walikota Madiun H. Bambang Irianto, SH. MM menyatakan, rencana itu secepatnya akan direalisasikan. Kami sudah merencanakan lapangan Demangan jadi hutan kota. Rencananya kami mau menanam pohon mahoni dan trembesi, hal itu dijelaskan oleh Walikota Madiun pada pelaksanaan kirab adipura 2010 di Balai Kota Madiun.
Dia menambahkan, setelah menyabet penghargaan Adipura kali keenam untuk kategori kota sedang, pemkot tetap berbenah. Bambang menyebutkan, sesuai rencana di hutan kota itu juga disediakan taman bermain dan fasilitas lain.
Diakuinya, Kota Madiun membutuhkan lebih banyak hutan kota atau ruang terbuka hijau (RTH). Setiap ada lahan kosong, kami akan menghijaukannya.Menciptakan kota Madiun hijau, merupakan prioritas utama. Saat ini sudah dimulai dengan melakukan penanaman bunga di setiap median jalan yang ada. agar warga yang masuk Kota Madiun seperti dari arah Solo dan Surabaya bisa merasakana kenyamanan akan representatifnya Kota Madiun.
Bagaimana soal ancaman banjir yang biasa terjadi di wilayah utara kota Bambang berjanji akan mengatasi masalah yang melanda Kelurahan Pilangbango, Kelun dan Rejomulyo secara bertahap. Jika anggaran dari pusat turun, tahun ini penanganan fisik mulai dilakukan. Yakni, melakukan pembenahan saluran air.
Total anggaran bantuan dari pusat yang diharapkan turun tahun ini sekitar Rp 34,6 miliar. Dari jumlah itu, Rp 9,6 miliar rencananya untuk penyediaan alat kesehatan di RSUD Kota Madiun. Dan, sisanya untuk penanganan banjir di tiga kelurahan yang di Kecamatan Kartoharjo tersebut. Sementara itu, pagi kemarin Piala Adipura dan sertifikat calon sekolah Adiwiyata bagi SMPN 7 Kota Madiun diarak keliling kota. Rutenya, menyusuri sejumlah jalan protokol.
Seperti Jalan Pahlawan, Trunojoyo, DI Panjaitan, Letjen Haryono dan Jalan Thamrin. Kirab ini diikuti puluhan mobil dari komunitas VW Madiun, ratusan pasukan kebersihan dari DKP dan rombongan sepeda motor pengangkut sampah.
Piala Adipura dibawa Wakil I Kakang-Mbakyu Kota Madiun 2009, Mochamad Srinota Samodra dan Sinta Novita Sari. Sedangkan yang membawa sertifikat calon sekolah Adiwiyata, pasangan Kakang Mbakyu Danur Arie Bastian dan Askabea Fadila. (jt/esi)
-sumber : lintas jatim
Walikota Madiun H. Bambang Irianto, SH. MM menyatakan, rencana itu secepatnya akan direalisasikan. Kami sudah merencanakan lapangan Demangan jadi hutan kota. Rencananya kami mau menanam pohon mahoni dan trembesi, hal itu dijelaskan oleh Walikota Madiun pada pelaksanaan kirab adipura 2010 di Balai Kota Madiun.
Dia menambahkan, setelah menyabet penghargaan Adipura kali keenam untuk kategori kota sedang, pemkot tetap berbenah. Bambang menyebutkan, sesuai rencana di hutan kota itu juga disediakan taman bermain dan fasilitas lain. Diakuinya, Kota Madiun membutuhkan lebih banyak hutan kota atau ruang terbuka hijau (RTH). Setiap ada lahan kosong, kami akan menghijaukannya.
Sejumlah inovasi digagas Pemerintah Kota Madiun untuk membidik penghargaan Adipura tahun 2011 mendatang. Satu diantaranya, mengubah wajah lapangan Demangan, Taman, menjadi hutan kota.
Walikota Madiun H. Bambang Irianto, SH. MM menyatakan, rencana itu secepatnya akan direalisasikan. Kami sudah merencanakan lapangan Demangan jadi hutan kota. Rencananya kami mau menanam pohon mahoni dan trembesi, hal itu dijelaskan oleh Walikota Madiun pada pelaksanaan kirab adipura 2010 di Balai Kota Madiun.
Dia menambahkan, setelah menyabet penghargaan Adipura kali keenam untuk kategori kota sedang, pemkot tetap berbenah. Bambang menyebutkan, sesuai rencana di hutan kota itu juga disediakan taman bermain dan fasilitas lain.
Diakuinya, Kota Madiun membutuhkan lebih banyak hutan kota atau ruang terbuka hijau (RTH). Setiap ada lahan kosong, kami akan menghijaukannya.Menciptakan kota Madiun hijau, merupakan prioritas utama. Saat ini sudah dimulai dengan melakukan penanaman bunga di setiap median jalan yang ada. agar warga yang masuk Kota Madiun seperti dari arah Solo dan Surabaya bisa merasakana kenyamanan akan representatifnya Kota Madiun.
Bagaimana soal ancaman banjir yang biasa terjadi di wilayah utara kota Bambang berjanji akan mengatasi masalah yang melanda Kelurahan Pilangbango, Kelun dan Rejomulyo secara bertahap. Jika anggaran dari pusat turun, tahun ini penanganan fisik mulai dilakukan. Yakni, melakukan pembenahan saluran air.
Total anggaran bantuan dari pusat yang diharapkan turun tahun ini sekitar Rp 34,6 miliar. Dari jumlah itu, Rp 9,6 miliar rencananya untuk penyediaan alat kesehatan di RSUD Kota Madiun. Dan, sisanya untuk penanganan banjir di tiga kelurahan yang di Kecamatan Kartoharjo tersebut. Sementara itu, pagi kemarin Piala Adipura dan sertifikat calon sekolah Adiwiyata bagi SMPN 7 Kota Madiun diarak keliling kota. Rutenya, menyusuri sejumlah jalan protokol.
Seperti Jalan Pahlawan, Trunojoyo, DI Panjaitan, Letjen Haryono dan Jalan Thamrin. Kirab ini diikuti puluhan mobil dari komunitas VW Madiun, ratusan pasukan kebersihan dari DKP dan rombongan sepeda motor pengangkut sampah.
Piala Adipura dibawa Wakil I Kakang-Mbakyu Kota Madiun 2009, Mochamad Srinota Samodra dan Sinta Novita Sari. Sedangkan yang membawa sertifikat calon sekolah Adiwiyata, pasangan Kakang Mbakyu Danur Arie Bastian dan Askabea Fadila. (jt/esi)
-sumber : lintas jatim
Friday, June 18, 2010
Sebentar Pemerintah Kota Madiun akan berulang tahun ke 92 pada 20 Juni 2010
Pemkot Madiun sebentar lagi berulang tahun. Pada 20 Juni mendatang, pemkot genap berusia 92 tahun. Sejumlah persiapan kini mulai dilakukan, termasuk menyediakan dana dari APBD. Sekretaris Daerah Kota Madiun Drs. Maidi, SH, MM,MPd. Anggaran yang disediakan sekitar Rp 400 juta. Menurutnya, anggaran itu cukup realistis. Bahkan, tidak sebesar anggaran kabupaten/kota lain yang bisa menembus angka miliaran rupiah. ''Ah nggak bener kalau boros, ulang tahun ini sederhana tapi dikemas meriah. Toh, biaya ini dikembalikan kepada warga Madiun juga, hal itu dipertegas lagi oleh Maidi yang juga ketua panitia HUT Kota Madiun.
Pemkot Madiun sebentar lagi berulang tahun. Pada 20 Juni mendatang, pemkot genap berusia 92 tahun. Sejumlah persiapan kini mulai dilakukan, termasuk menyediakan dana dari APBD. Sekretaris Daerah Kota Madiun Drs. Maidi, SH, MM,MPd. Anggaran yang disediakan sekitar Rp 400 juta. Menurutnya, anggaran itu cukup realistis. Bahkan, tidak sebesar anggaran kabupaten/kota lain yang bisa menembus angka miliaran rupiah. ''Ah nggak bener kalau boros, ulang tahun ini sederhana tapi dikemas meriah. Toh, biaya ini dikembalikan kepada warga Madiun juga, hal itu dipertegas lagi oleh Maidi yang juga ketua panitia HUT Kota Madiun.
Maidi menambahkan, pemkot menggandeng partisipasi baik dari kalangan swasta dan BUMD agar peringatan lebih semarak. Keterlibatan ini, lanjutnya, untuk meningkatkan rasa memiliki dan memberikan sumbangsih. Diakuinya, jika kebutuhan biaya ditanggung total oleh pemkot, maka nilainya cukup besar. ''Partisipasi berbagai kalangan ini cukup penting. Soal partisipasi, dia mencontohkan gelaran Madiun Expo yang rencananya dihelat di lapangan Demangan selama 20 hari. Juga, rencananya mendatangkan Ari Lasso, artis yang juga berasal dari kota pecel, Madiun. Grup band Ungu juga bakal didatangkan. ''Jadi nggak murni dari pemkot, semua pihak ikut membantu. Seperti keramaian hiburan rakyat di Gulun dan Mojorejo yang sekarang sudah berlangsung, ini partisipasi memeriahkan ulang tahun Kota Madiun.
Pemkot, lanjutnya, bertepatan dengan perayaan ulang tahun juga memberikan berbagai kemudahan. Misalnya, pemasangan spanduk maupun banner yang mencantumkan partisipasi ulang tahun, digratiskan dari beban retribusi. Perayaan yang dimulai dari 1 Juni hingga 3 Juli mendatang, juga akan menggelar nikah masal, sunat masal, pengurusan KTP dan KK yang tidak dipungut biaya. ''Ada juga kegiatan sosial lain, seperti bedah rumah dan memberikan bantuan sosial.
Rencananya, pemkot juga menggandeng pengusaha untuk menggelar Madiun Great Sale (MGS). Masih kami bicarakan. Kalau ini terealisasi maka ada yang beda dengan perayaan sebelumnya,'' tuturnya.
Sementara itu, awal pekan lalu keramaian hiburan rakyat di lapangan Gulun dan Mojorejo sudah dimulai. Namun, antusiasme warga belum begitu terlihat. Kendati demikian, hiburan itu tetap memberikan kesan berbeda bagi sejumlah warga kota. ''Bagus, nggak pernah menonton tong setan. Tapi, menakutkan juga,'' ujar Alfa Afifah, ujar bocah dari Kelurahan Mojorejo.
Pemkot Madiun sebentar lagi berulang tahun. Pada 20 Juni mendatang, pemkot genap berusia 92 tahun. Sejumlah persiapan kini mulai dilakukan, termasuk menyediakan dana dari APBD. Sekretaris Daerah Kota Madiun Drs. Maidi, SH, MM,MPd. Anggaran yang disediakan sekitar Rp 400 juta. Menurutnya, anggaran itu cukup realistis. Bahkan, tidak sebesar anggaran kabupaten/kota lain yang bisa menembus angka miliaran rupiah. ''Ah nggak bener kalau boros, ulang tahun ini sederhana tapi dikemas meriah. Toh, biaya ini dikembalikan kepada warga Madiun juga, hal itu dipertegas lagi oleh Maidi yang juga ketua panitia HUT Kota Madiun.
Maidi menambahkan, pemkot menggandeng partisipasi baik dari kalangan swasta dan BUMD agar peringatan lebih semarak. Keterlibatan ini, lanjutnya, untuk meningkatkan rasa memiliki dan memberikan sumbangsih. Diakuinya, jika kebutuhan biaya ditanggung total oleh pemkot, maka nilainya cukup besar. ''Partisipasi berbagai kalangan ini cukup penting. Soal partisipasi, dia mencontohkan gelaran Madiun Expo yang rencananya dihelat di lapangan Demangan selama 20 hari. Juga, rencananya mendatangkan Ari Lasso, artis yang juga berasal dari kota pecel, Madiun. Grup band Ungu juga bakal didatangkan. ''Jadi nggak murni dari pemkot, semua pihak ikut membantu. Seperti keramaian hiburan rakyat di Gulun dan Mojorejo yang sekarang sudah berlangsung, ini partisipasi memeriahkan ulang tahun Kota Madiun.
Pemkot, lanjutnya, bertepatan dengan perayaan ulang tahun juga memberikan berbagai kemudahan. Misalnya, pemasangan spanduk maupun banner yang mencantumkan partisipasi ulang tahun, digratiskan dari beban retribusi. Perayaan yang dimulai dari 1 Juni hingga 3 Juli mendatang, juga akan menggelar nikah masal, sunat masal, pengurusan KTP dan KK yang tidak dipungut biaya. ''Ada juga kegiatan sosial lain, seperti bedah rumah dan memberikan bantuan sosial.
Rencananya, pemkot juga menggandeng pengusaha untuk menggelar Madiun Great Sale (MGS). Masih kami bicarakan. Kalau ini terealisasi maka ada yang beda dengan perayaan sebelumnya,'' tuturnya.
Sementara itu, awal pekan lalu keramaian hiburan rakyat di lapangan Gulun dan Mojorejo sudah dimulai. Namun, antusiasme warga belum begitu terlihat. Kendati demikian, hiburan itu tetap memberikan kesan berbeda bagi sejumlah warga kota. ''Bagus, nggak pernah menonton tong setan. Tapi, menakutkan juga,'' ujar Alfa Afifah, ujar bocah dari Kelurahan Mojorejo.
Tuesday, June 8, 2010
Tuesday, June 1, 2010
Monday, May 31, 2010
Gantungan Kunci Piala Dunia
Thursday, May 27, 2010
Karesidenan
Karesidenan adalah sebuah pembagian administratif dalam sebuah provinsi di Hindia Belanda dan kemudian Indonesia hingga tahun 1950-an. Sebuah karesidenan terdiri atas beberapa afdeeling (kabupaten). Tidak di semua provinsi di Indonesia pernah ada karesidenan. Hanya di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Lombok dan Sulawesi saja. Biasanya ini daerah-daerah yang penduduknya banyak.
Kata karesidenan berasal dari Bahasa Belanda Residentie. Sebuah karesidenan dikepalai oleh residen, yang berasal dari Bahasa Belanda Resident.
Semenjak krisis pada tahun 1950-an, sudah tidak ada karesidenan lagi dan yang muncul faktor kekuasaannya adalah kabupaten. Karesidenan kemudian dikenal dengan istilah "Pembantu Gubernur" (istilah ini sekarang tidak digunakan lagi). Namun demikian, sebutan "eks-karesidenan" masih dipakai secara informal.
Sebuah sisa pemakaian karesidenan adalah tanda kendaraan bermotor (pelat nomor). Pembagiannya, terutama di pulau Jawa masih banyak berdasarkan karesidenan.
Kata karesidenan berasal dari Bahasa Belanda Residentie. Sebuah karesidenan dikepalai oleh residen, yang berasal dari Bahasa Belanda Resident.
Semenjak krisis pada tahun 1950-an, sudah tidak ada karesidenan lagi dan yang muncul faktor kekuasaannya adalah kabupaten. Karesidenan kemudian dikenal dengan istilah "Pembantu Gubernur" (istilah ini sekarang tidak digunakan lagi). Namun demikian, sebutan "eks-karesidenan" masih dipakai secara informal.
Sebuah sisa pemakaian karesidenan adalah tanda kendaraan bermotor (pelat nomor). Pembagiannya, terutama di pulau Jawa masih banyak berdasarkan karesidenan.






wirotaman store



Posted in: 










